Category Product


Online Service

Administrator

Marketing

Hp1: +62 888 0282 1306
Hp2: +62 085 729 9000
Telp./Fax: +62 274 545465

info@bukukeluarga.com







     

Psikologi Kesehatan Mental: Awas Kesurupan!

Kategori
ISBN
: 978-979-29-5265-0
Penulis
: Siswanto, S.Psi.,M.Si.
Format⁄Jml. Hlm
: 13x19 ⁄ xviii+174 halaman
Edisi⁄Cetakan
: I
Tahun Terbit
: 2015
Berat Buku
: 173 gram
Harga
: Rp 49.000,-      Disc. 20%
Harga Disc.
: Rp 39.200,-

Kesurupan sering dimaknai hanya sebagai kemasukan roh halus oleh masyarakat. Buku ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam, melalui penelitian terhadap subjek-subjek yang mengalami kesurupan, mengenai dimensi psikologis kesurupan itu sendiri. Ternyata dimensi psikologis individu merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan, yang nantinya akan mengarah apakah individu beresiko mengalami kesurupan ataukah tidak.
Buku ini menjelaskan situasi/penyebab terjadinya kesurupan, sampai pada kepribadian dan keyakinan yang dimiliki oleh individu yang mengalami kesurupan. Juga dibahas bagaimana umumnya perilaku selama kesurupan serta apa yang terjadi setelah/paska individu mengalami kesurupan. Diuraikan juga mengenai penanganan yang biasa dilakukan di masyarakat dalam menangani kesurupan.
Selain itu buku ini membahas teori-teori psikologi untuk menjelaskan terjadinya kesurupan dan bagaimana dinamikanya. Pada bab terakhir diuraikan mengenai bagaimana mestinya menangani kesurupan berdasarkan teknik yang lebih sistematis dan teruji. Juga bagaimana mestinya membuat program-program pencegahan/preventif sehingga gangguan kesurupan bisa diminimalkan terutama pada institusi seperti sekolah.
Pembaca diharapkan lebih bisa memahami dimensi manusiawi/psikologis dari kesurupan setelah membaca buku ini dan akhirnya lebih mampu mengatasi kejadian kesurupan bila terjadi di sekitarnya. Oleh karena itu buku ini layak dibaca oleh mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan, konselor, rohaniwan maupun pemerhati kesehatan mental pada umumnya. Harapan utama dari buku ini adalah tercapainya derajad kesehatan mental yang lebih baik di masyarakat kita, Indonesia yang kita cintai.